Wordpress Blog of Rinus Muntu


UAS Garis Besar Sejarah Australia – FIB UI
June 2, 2009, 9:22 PM
Filed under: Tugas, UTS, dan UAS

I. Penjelasan Singkat.

a.      Masyarakat Aborigin

Masyarakat Aborigin adalah masyarakat asli yang sudah terlebih dahulu tinggal di benua Australia. Kata ‘aborigin’ sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti ‘penduduk pribumi’. Suku aborigin bermigrasi dari Asia Tenggara dan menuju Papua sekitar 60.000 tahun lalu karena sebelum es glatzier mencair, daratan di benua Australia menyatu dengan daratan di pulau Papua. Suku Aborigin memiliki nenek moyang yang sama dengan penduduk – penduduk asli di Papua (Indonesia) dan di Papua Nugini. Biasanya suku Aborigin hidup dengan berburu dan mereka memiliki senjata yang terkenal bernama bumerang.

Suku ini sempat diasingkan pada masa kolonial Inggris di Australia. Mereka menjadi suku nomor 2 dan sangat tidak disukai oleh masyarakat kulit putih. Adapun pernyataan bahwa apabila mereka ingin dianggap oleh masyarakat kulit putih, mereka harus berpakaian dan mengikuti tradisi – tradisi dari para kulit putih tersebut. Barulah pada tahun 2008, Kevin Rudd sebagai Perdana Menteri Australia dan perwakilan dari golongan kulit putih meminta maaf kepada suku Aborigin atas tindakan – tindakan jahat orang kulit putih terhadap kaum Aborigin sejak mereka saling berkenalan.

b.      Terra Australis Incognita 

Sekitar tahun 200, ada seorang astronom Yunani yang bernama Claudius Ptolemy membuat pernyataan bahwa planet bumi harus memiliki daratan di selatan yang menyeimbangi daratan di utara. Dia menyatakan bahwa daerah tersebut berada di Samudra Hindia dan berada di selatan. Hal ini dikemukakan oleh Ptolemy setelah diperkenalkan kata ‘Australis’ oleh Aristoteles. Dan pada akhirnya, dia menyatakan daratan itu bernama ‘Terra Australis Incognita’ yang berarti ‘daratan di selatan yang tidak diketahui’ dan ini berasal dari bahasa latin. Tanah ini menjadi tanah misteri selama berabad – abad.

Ptolemy juga membuat peta dunia pada masa Rennaissance dan memasukan pula gambar Terra Australis Incognita tersebut. Pada peta yang dibuat olehnya, daratan benua Australia menyambung dengan daratan di Antartika atau kutub selatan. Hal ini pula yang menyebabkan beberapa pelaut seperti Abel Tasman dan James Cook berlayar hingga daratan di selatan tersebut dan menemukannya.

 c.       Immigration Restriction Act

Dalam bahasa Indonesia, ‘Immigration Restriction Act’ adalah ‘Undang –  undang pembatasan imigrasi’. Undang – undang ini dikeluarkan oleh Parlemen Australia pada tahun 1901 yang membatasi perimigrasian di Australia berdasarkan kebijakan orang – orang kulit putih di Australia. Undang – undang ini menyatakan apabila diketemukan imigran gelap, akan dideportasi kembali ke negara asalnya. Hal ini dilakukan oleh parlemen Australia menyusul perkembangan politik dan ekonomi di Australia yang agak didominasi oleh imigran – imigran yang berasal dari India dan Cina. Orang – orang kulit putih Eropa ini tidak mau apa yang telah terjadi di Amerika Serikat terjadi lagi di Australia sebagai sesama koloni Inggris pada waktu itu. Pada masa tersebut, Australia masih merupakan wilayah dibawah kekuasaan Kerajaan Inggris. Undang – undang ini membuat beberapa pengecualian bagi warga yang ingin pindah ke Australia bagi beberapa kelas dan golongan masyarakat.

Adapula yang menentang kebijakan ini. Dia adalah Edward Pulsford, seorang senator yang simpati atas diskriminasi ras ini dan menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan penghinaan dan tindakan brutal. Akibatnya, Pulsford dipojokan oleh para senator lain. Banyak pula dari kalangan kulit putih sendiri yang menentang kebijakan ini karena mereka menganggap bahwa para imigran dari Cina dan India merupakan para pekerja keras dan mau dibayar dengan gaji yang rendah. Undang – undang ini juga berlaku bagi ras – ras lain yang dianggap mengganggu.

d.      Terra Nullius

Kata ini berasal dari bahasa latin yang berarti tanah yang kosong atau tanah yang tidak bertuan. Pada abad ke 19, benua Australia telah ditemukan dan dianggap sebagai tanah yang tidak bertuan tersebut. Hal ini amatlah merugikan pihak dari kaum Aborigin yang telah lebih dahulu menempati benua Australia ini. Akibatnya, orang – orang Aborigin tidak dianggap sebagai manusia. Mereka banyak yang dikucilkan, dianggap binatang, dan para wanitanya pun mengalami pelecehan seksual oleh para imigran kulit putih.

Konsep dari Terra Nullius ini bukan hanya ditujukan bagi benua Australia saja, namun adapula daratan – daratan lain di planet bumi yang dianggap sebagai tanah – tanah yang tidak bertuan seperti di Sahara Timur, Svalbard (Norwegia), Greenland, Antartika, West Bank (Palestina), Scarborough Shoal (Laut Cina Selatan), dan Kanada.

Konsep ini sangatlah merugikan pihak penduduk lokal yang telah menduduki daratan tersebut pada awalnya dan terbukti telah mendatangkan beberapa konflik di daerah diatas, termasuk di benua Australia.

 

II. Penjelasan Argumentatif.

1. Apa yang anda ketahui tentang bushrangers di Australia? Apakah mereka dapat dikategorikan sebagai pelanggar hukum (outlaw) atau justru sebagai pahlawan (hero) dalam sejarah Australia?

2. Apa pengaruh Federasi Australia bagi pemerintahan koloni sebelum memutuskan menjadi satu negara federal? Bagaimana kemudian sistem pemerintahan yang terbentuk (Pemerintahan Federal, Negara Bagian, dan Pemerintahan Lokal)?

 Jawaban:

 Nomor 1. 

Bushrangers adalah para pencuri yang bersembunyi dan hidup di tanah kosong pinggiran kota di benua Asutralia. Daerah ‘bush’ (semak – semak) sering berada di dalam luar area perkotaan seperti di Australia, Selandia Baru, Afrika, Kanada, dan Alaska. Di Indonesia juga ada yang menjadi daerah yang bisa juga disebut ‘bush’ yaitu di Alas Roban dan daerah – daerah lain. Kebanyakan bushrangers mencuri harta – harta dan kekayaan dari bank dan orang – orang yang melewati daerahnya. Pada masa – masa keemasan bushrangers, terjadi pro dan kontra bahwa apakah mereka itu para pelanggar hukum ataukah seorang pahlawan. Hal ini pernah terjadi di Inggris dalam kisah Robin Hood, dan di Amerika Serikat dalam kisah Billy The Kid (koboi). Kebanyakan dari bushrangers ini adalah bekas narapidana yang kabur dari penjara. Aksi – aksi bushrangers berlangsung selama kurang lebih 1 abad dan sudah berakhir pada masa – masa akhir abad ke 19 dengan tertangkapnya Ned Kelly, seorang pemimpin bushranger yang terakhir, yang tertangkap di Glenworan, Victoria, pada tahun 1880. Ned Kelly ditembak di tempat saat tertangkap oleh para polisi.

Para bushrangers juga notabene lahir di tengah hutan dan dididik oleh para orang tuanya yang juga merupakan bushrangers sehingga mereka mahir menunggangi kuda dan menggunakan senjata. Para bushrangers juga senang sekali bertualang dan mendaki gunung untuk melatih kemampuan mereka dalam merampas harta orang lain nantinya. Para bushrangers tidak memiliki rasa simpati dan kasihan kepada siapapun yang akan mereka rampok.

Pada awal dalam aksinya, mereka memberhentikan kereta – kereta yang melintasi di dekat kota Sydney. Ada juga dalam aksi mereka yaitu merampas ternak yang berada di peternakan – peternakan seperti domba, kuda, sapi, dan lainnya. Namun, aksinya lebih banyak untuk merampas harta benda yang dibawa oleh orang – orang yang lewat daerah mereka tersebut. Kondisi seperti ini membuat orang – orang yang ingin melewati kawasan ini menjadi ketakutan namun mereka dilema karena mereka juga memiliki keperluan untuk bepergian ke luar kota. Kadangkala para bushrangers menjual hasil rampasannya kepada rakyat miskin dan papa, dan kadangkala diberikan secara gratis. Hal ini yang membuat mereka menjadi pahlawan bagi rakyat kecil.

Pada masa – masa goldrush, bushrangers sangat banyak melakukan aksi perampokannya karena pada masa ini, emas sangatlah mudah untuk diuangkan. Aksi dari para bushrangers ini seringkali berhasil manakala tidak ada polisi yang menjaga korban – korban yang dirampok oleh para bushrangers saat melakukan aksi – aksinya.

Makin lama, jumlah bushrangers makin meningkat, terutama di wilayah New South Wales dimana banyak sekali rakyat yang miskin yang mendiami daerah tersebut. Ya, dimanapun itu, daerah – daerah yang memiliki kekurangan ekonomi pasti akan selalu tinggi dalam tindakan kriminalnya. Namun tetap saja kebanyakan dari rakyat Australia bersimpati dan menganggap bahwa para bushrangers ini merupakan pahlawan mereka. Tetapi apabila bushrangers ini merupakan kaum aborigin, tentu rakyat kulit putih Australia dengan tidak segan – segan akan memeranginya.

Dengan seiring perkembangan jaman pula, tindakan bushrangers makin menipis dan makin berkurang dikarenakan kemajuan teknologi, bertambahnya polisi, dan hal – hal lain yang membuat para bushrangers ini menjadi ‘mati kutu’. Para polisi mengandalkan alat komunikasi yang baik pada jaman itu untuk berkoordinasi dengan para polisi lainnya untuk menangkap oknum yang meresahkan beberapa kalangan warga ini. Dengan kemajuan teknologi tersebut, satu demi satu bushrangers tertangkap oleh para polisi.

Tokoh – tokoh yang terkenal dari para bushranger adalah John ‘Black’ Caesar (bushranger yang pertama), Martin Cash, Ned Kelly, Ben Hall, Moondyne Joe, Frank Gardiner, Michael Howe, dan masih banyak para bushrangers lainnya. Sungguh sangat kontroversial dalam kasus – kasus yang dibuat oleh para bushrangers ini. Rakyat Australia yang ditolong oleh mereka pun menganggap mereka sebagai pahlawan hingga beberapa dari mereka dibuatkan monumen untuk dikenang. Tetapi tidak bagi para korban yang dirampok oleh mereka, begitu juga bagi para polisi yang bertugas untuk menangkapi mereka dan menganggap mereka sebagai pelaku kejahatan pidana.

Nomor 2.

Sistem pemerintahan Australia adalah Monarki Kosntitusional dibawah Kerajaan Inggris Raya. Hal ini membuat Australia menjadi negara persemakmuran. Seperti halnya dalam kekolonialan, Ratu diwakili oleh perwakilannya dari kerajaannya yaitu seorang gubernur jenderal.

Federasi Australia itu sendiri terbentuk melalui persatuan antara 7 negara bagian di benua Australia yaitu New South Wales, Tasmania, Australia Utara, Australia Selatan, Australia Barat, Queensland, dan Victoria. Hal ini baru diresmikan di dalam Konstitusi Australia pada tanggal 1 Januari 1901 dan sejak saat itu Australia menjadi negara persemakmuran.

Ide federal ini lahir pada sekitar tahun 1880-an dimana sudah ada semangat nasionalisme diantara warga – warga yang tinggal di tanah Australia, terutama bagi mereka yang lahir di benua tersebut. Sejak saat itu pula, sudah ada penyebutan ‘Australian’ yang berarti orang Australia. Bentuk dari negara federal adalah suatu negara yang memiliki negara – negara bagian lain seperti di Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, dan lainnya. Namun pada saat itu Malaysia masih dibawah koloni Inggris dan belum menjadi sebuah negara merdeka.

Orang yang berperan penting dalam pembentukan negara federasi ini adalah Sir Henry Parkes. Pada tahun 1867, beliau mengajukan proposal pembentukan negara federal kepada Dewan Pemerintahan namun ditolak oleh Duke of Buckingham. Tidak berhenti disitu, Parkes membawa masalah ini menuju konferesi pada tahun 1880 dan saat ini Parkes sedang menjabat sebagai Perdana Menteri New South Wales. Pada tahun 1890, konferensi diadakan atas dorongan dari Parkes untuk membicarakan masalah ini.

Akhirnya masalah ini menemui ujungnya pada tanggal 1 Januari 1901 dengan diproklamirkannya Negara Persemakmuran Australia yang merupakan negara federal dan yang dipilih untuk menjadi perdana menteri yang pertama adalah Sir Edmund Barton. Sebagai negara persemakmuran, Ratu dari Kerajaan Inggris berhak untuk mengirimkan perwakilannya untuk menjadi seorang gubernur jenderal dengan tujuan masih adanya campur tangan Kerajaan Inggris di dalam negara persemakmuran tersebut. Pemerintahan yang terbentuk pada akhirnya yaitu sebuah pemerintahan federal dimana setiap negara bagian memiliki seorang gubernur yang menjadi pemimpin dari negara bagian tersebut. Dan setiap gubernur tersebut dikepalai oleh seorang perdana menteri Australia.

Pengaruh dari Australia sebelum memutuskan menjadi sebuah negara federal adalah pemerintah kolonial Inggris sudah memiliki satu rekan lagi untuk bekerja sama dalam beberapa bidang seperti politik, perekonomian, militer dan lainnya. Pengaruh yang besar justru terlihat setelah Australia memproklamirkan diri menjadi negara federal tepatnya pada masa Perang Dunia ke – 1. Australia memberikan bantuan militer yang tergabung di dalam ANZAC (Australia – New Zealand Army Corps) yang membantu Inggris dalam perang ini. Namun tentara ANZAC masih belum profesional dalam berperang dan belum mendapatkan pengalaman dalam menghadapi perang. Akibatnya, tentara ANZAC banyak yang mati sia – sia dalam perang melawan tentara Turki. ANZAC dijadikan alat Inggris untuk melindungi pasukan Inggris yang ingin datang ke lokasi kejadian di Gallipolli. Inggris datang untuk menyerang Istanbul atau Konstantinopel dan merebutnya dari kekuasaan Turki Ottoman.

  

………….………………………………….SELESAI……………………………………………


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: